
Bahan yang dapat terurai secara alami oleh mikroorganisme dan kembali menjadi bagian dari siklus alam tanpa meninggalkan residu berbahaya.
Proses mengolah kembali bahan-bahan bekas pakai, seperti kertas, plastik, dan kaca, menjadi produk baru yang berguna. Daur ulang merupakan salah satu cara mengurangi sampah yang dibuang ke lingkungan.
Pendekatan pendidikan yang berfokus pada pengembangan kesadaran ekologi, mengajarkan nilai-nilai keberlanjutan, dan mendorong peserta didik untuk bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Hasil dari proses penguraian bahan-bahan organik oleh mikroorganisme. Kompos digunakan sebagai pupuk alami yang kaya nutrisi untuk tanah.
Bahan sisa dari aktivitas manusia yang tidak lagi diinginkan atau digunakan, yang dapat berasal dari rumah tangga, industri, atau pertanian. Limbah dapat bersifat padat, cair, atau gas.
Limbah yang mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3), seperti limbah kimia dari industri yang dapat menyebabkan pencemaran dan membahayakan kesehatan manusia serta lingkungan.
Bahan yang tidak dapat terurai secara alami dan bertahan dalam lingkungan dalam jangka waktu yang lama, seperti plastik, yang dapat mencemari lingkungan jika tidak dikelola dengan baik.
Upaya atau proses yang dilakukan untuk menangani sampah dari mulai pengumpulan, pemilahan, pemrosesan, hingga pembuangan akhir dengan tujuan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
Sampah yang berasal dari bahan-bahan alami atau organisme hidup, seperti sisa makanan, daun, dan kotoran hewan. Sampah organik mudah terurai secara alami melalui proses dekomposisi.
Sampah yang berasal dari bahan-bahan buatan manusia atau material yang sulit diurai oleh alam, seperti plastik, logam, dan kaca.
Penggundulan atau penghilangan hutan secara besar-besaran, biasanya untuk keperluan pertanian atau pembangunan. Deforestasi dapat menyebabkan hilangnya habitat, perubahan iklim, dan degradasi tanah.
Komunitas organisme hidup yang berinteraksi satu sama lain dan dengan lingkungannya, membentuk suatu sistem kehidupan yang seimbang dan saling bergantung.
Proses di mana gas-gas tertentu di atmosfer, seperti karbon dioksida, menyerap dan memancarkan kembali radiasi inframerah, menyebabkan peningkatan suhu di permukaan bumi yang dikenal sebagai pemanasan global.
Variasi kehidupan yang ada di bumi, termasuk variasi genetik, spesies, dan ekosistem. Keanekaragaman hayati penting untuk kestabilan ekosistem dan kesejahteraan manusia.
Pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh masuknya zat atau energi ke dalam alam yang mengakibatkan gangguan pada ekosistem dan kesehatan makhluk hidup.
Peningkatan suhu rata-rata permukaan bumi yang diakibatkan oleh aktivitas manusia, terutama akibat peningkatan konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer.
Konsep yang menggambarkan perjalanan suatu produk dari tahap produksi, penggunaan, hingga pembuangan atau daur ulang. Siklus hidup produk ini digunakan untuk menganalisis dampak lingkungan yang dihasilkan oleh produk tersebut.
Sumber daya alam yang dapat diperbaharui secara alami dalam jangka waktu yang relatif singkat, seperti energi matahari, angin, air, dan biomassa.
Sumber daya alam yang terbentuk melalui proses geologi yang memakan waktu jutaan tahun dan tidak dapat diperbaharui dalam waktu yang singkat, seperti minyak bumi, batu bara, dan gas alam.
Filosofi pengelolaan sampah yang mendorong pengurangan sampah hingga nol dengan cara mendesain ulang produk, mengoptimalkan penggunaan sumber daya, dan meminimalkan limbah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir.

WEBSITE INI SEBAGAI MEDIA EDUKASI DENGAN FOKUS PADA SEJARAH DAN LINGKUNGAN KHUSUSNYA PERAN SUNGAI DI SOLO RAYA
SEBELUM MENGGUNAKAN WEBSITE SILAHKAN MEMAHAMI PANDUAN YANG TELAH DISEDIAKAN